Di tepian Sungai Batang Arau,tempat air mengaril membawa cerita dari masa ke masa,hiduplah para nelayan yang menggantungkan harapan kepada sungai dan laut.Sejak dahulu,sungai ini bukan hanya jalur perdanggan ,tetapi jugak menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat di kawasan Bandar Padang/ Sungai Batang Arau.
Konon ,para nelayan di Bandar Padang/Sungai Batang Arau selalu percaya sungai memiliki "jiwa" yang harus dihormati.Sebelum berangakat mencari ikan ,mereka memanjatkan doa agar perjalanan diberikan keselamatan dan hasil tangkapan yang cukup untuk keluarga.
Dengan perahu sederhana dan jaring yang di wariskan turun-temurun ,para nelayan menyusuri aliran sungai menuju muara.Setiap tarikan jaring bukan hanya mencari ikan ,tetapi jugak menjaga hubungan manusia dengan alam.Meraka mengajarkan bawah rezeki dari sungai harus di terima dengan rasa syukur dan tidak boleh diambil secara berlibihan.
Cerita rakyat di Batang Arau jugakmengisakan tentang para nelayan yang saling membantu .Ketika ada perahu yang mengalami kesulitan,menolong .Karena bagi mereka,sungai bukan hanya tempat mencari nafkah,tetapi juga tempat mempererat persaudaraan.
Hari ini aktivitas nelayan dipinggiran Sungai Batang Arau menjadi saksi bahwa tradisi lama masih hidup ditengah perkembangan Kota Padang .Suara perahu ,jaring yang di tarik,dan hasil tangkap yang di bawah pulang menjadi bagian dari warisan budaya yang terus mengalir bersama cerita Bandar Padang/Batang Arau
Konon ,para nelayan di Bandar Padang/Sungai Batang Arau selalu percaya sungai memiliki "jiwa" yang harus dihormati.Sebelum berangakat mencari ikan ,mereka memanjatkan doa agar perjalanan diberikan keselamatan dan hasil tangkapan yang cukup untuk keluarga.
Dengan perahu sederhana dan jaring yang di wariskan turun-temurun ,para nelayan menyusuri aliran sungai menuju muara.Setiap tarikan jaring bukan hanya mencari ikan ,tetapi jugak menjaga hubungan manusia dengan alam.Meraka mengajarkan bawah rezeki dari sungai harus di terima dengan rasa syukur dan tidak boleh diambil secara berlibihan.
Cerita rakyat di Batang Arau jugakmengisakan tentang para nelayan yang saling membantu .Ketika ada perahu yang mengalami kesulitan,menolong .Karena bagi mereka,sungai bukan hanya tempat mencari nafkah,tetapi juga tempat mempererat persaudaraan.
Hari ini aktivitas nelayan dipinggiran Sungai Batang Arau menjadi saksi bahwa tradisi lama masih hidup ditengah perkembangan Kota Padang .Suara perahu ,jaring yang di tarik,dan hasil tangkap yang di bawah pulang menjadi bagian dari warisan budaya yang terus mengalir bersama cerita Bandar Padang/Batang Arau